Kebijakan privasi
Berlaku sejak 17 Oktober 2026
Kebijakan ini menjelaskan data pribadi yang dikumpulkan Sripuspa lewat Sripuspa, untuk apa data itu dipakai, siapa yang ikut memprosesnya, berapa lama disimpan, dan hakmu sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
1. Data yang kami kumpulkan
Yang kamu isi
- Saat membeli tiket: nama, email, dan nomor WhatsApp. Ketiganya wajib, karena e-ticket dikirim ke email dan WhatsApp.
- Saat membuat akun: nama, email, password, dan nomor WhatsApp bila kamu mengisinya. Password disimpan dalam bentuk hash, sehingga tidak bisa dibaca siapa pun, termasuk kami.
- Bila kamu masuk atau mendaftar dengan Google: nama, alamat email, dan ID akun Google-mu, yang dikirim Google setelah kamu menyetujuinya. Kami tidak menerima password Google-mu.
- Bila kamu memenangkan doorprize yang mewajibkan KTP: NIK dan nama sesuai KTP, yang dicatat petugas di meja hadiah saat serah terima.
Yang tercatat otomatis
- Alamat IP, untuk membatasi percobaan masuk antrean, login, dan pendaftaran dari jaringan yang sama, serta cookie antrean (berlaku 24 jam) untuk menjaga posisimu di antrean.
- Cookie sesi dan cookie keamanan formulir, yang berakhir setelah 120 menit tidak aktif.
- Data transfer dari Moota: nominal, waktu, dan keterangan mutasi yang masuk ke rekening penyelenggara. Keterangan dari bank biasanya memuat nama pengirim.
- Riwayat pengiriman e-ticket lewat email dan WhatsApp.
- Riwayat pemindaian tiket di gate: waktu, gate, petugas, dan hasilnya.
- Riwayat kocokan doorprize: tiket yang terpilih, waktu, petugas yang menyerahkan hadiah, dan status hadiahnya.
Kami tidak memakai cookie iklan atau alat pelacak analitik. QR tiket hanya berisi kode acak, tanpa data pribadi.
2. Untuk apa data dipakai
- Memproses order dan pembayaran, lalu menerbitkan dan mengirim e-ticket ke email dan WhatsApp-mu.
- Memvalidasi tiket di gate.
- Menjalankan kocokan doorprize dan menyerahkan hadiah. Untuk hadiah yang mewajibkan KTP, NIK dan nama juga dipakai untuk serah terima dan bukti potong pajak.
- Menjalankan antrean dan batas pembelian. Email, nomor WhatsApp, dan akun dipakai untuk mengenali pembeli yang sama.
- Mencegah bot, penipuan, dan penyalahgunaan.
- Menjawab pertanyaan atau keluhanmu, dan memenuhi kewajiban pencatatan transaksi.
Data diproses untuk menjalankan pembelian tiket yang kamu minta, atas persetujuanmu saat checkout atau membuat akun, dan untuk memenuhi kewajiban hukum. Kami tidak menjual data pribadi dan tidak memakainya untuk iklan.
3. Pihak yang ikut memproses
- Moota: nama, email, nomor WhatsApp, dan rincian order, untuk mencocokkan transfer bank dengan order. Moota juga membaca mutasi rekening penyelenggara.
- KirimDev dan WhatsApp (Meta): nomor WhatsApp, nama, dan e-ticket, untuk mengirim e-ticket lewat WhatsApp.
- Sumopod (layanan pengiriman email): email dan e-ticket, untuk mengirim e-ticket, verifikasi akun, dan reset password lewat email.
- Google: bila kamu memilih masuk dengan Google, Google memverifikasi identitasmu lalu mengirim nama, email, dan ID akunmu kepada kami.
- Cloudflare: alamat IP dan data teknis browser, untuk verifikasi anti-bot (Turnstile) dan pengamanan situs.
- Penyedia server: seluruh data di atas, untuk menyimpan dan menjalankan aplikasi.
Sebagian pihak di atas dapat memproses data di luar Indonesia sesuai kebijakan privasi masing-masing. Di pihak penyelenggara, data hanya bisa dilihat sesuai tugas: admin mengelola order, data kocokan, dan melihat daftar akun pembeli (nama, email, nomor WhatsApp, dan riwayat order), sedangkan petugas hanya melihat yang dibutuhkan tugasnya: di gate kategori dan nomor urut tiket, di meja hadiah nama pembeli dan nomor WhatsApp yang sudah disamarkan saat klaim.
4. Berapa lama data disimpan
- Data order, pembayaran, status tiket, dan riwayat pemindaian: minimal 1 tahun setelah event, untuk audit dan kewajiban pencatatan transaksi. Setelah tidak lagi diperlukan, data dihapus atau dianonimkan.
- Data KTP pemenang doorprize (NIK dan nama): selama kewajiban pajak atas hadiah itu berlaku, bukan hanya 1 tahun. Tidak ada penghapusan otomatis.
- Akun: sampai kamu menghapusnya.
- Cookie antrean: 24 jam. Cookie sesi: 120 menit tanpa aktivitas.
5. Hakmu
Sesuai UU PDP, kamu berhak:
- mendapat informasi tentang pemrosesan datamu;
- mengakses dan meminta salinan datamu;
- membetulkan data yang salah;
- meminta penghapusan data atau akunmu;
- menarik persetujuan yang sudah kamu berikan.
Akun bisa kamu hapus sendiri di halaman Akun setelah masuk. Akun langsung terhapus, sedangkan data order tetap disimpan untuk audit tanpa lagi terhubung ke akunmu. Untuk permintaan lain, hubungi kontak di bawah. Kami menanggapinya dalam jangka waktu yang ditetapkan UU PDP.
6. Keamanan
- Semua koneksi memakai HTTPS, password disimpan sebagai hash, dan kunci layanan pihak ketiga hanya disimpan di server.
- Akses admin dan petugas dibatasi sesuai peran masing-masing.
- NIK dan nama KTP pemenang disimpan terenkripsi. Di daftar riwayat NIK disamarkan, dan hanya admin yang bisa melihatnya utuh.
- Bila terjadi kebocoran data pribadi, kami memberi tahu kamu dan lembaga pelindungan data pribadi sesuai ketentuan UU PDP.
7. Perubahan kebijakan
Kebijakan ini bisa diperbarui. Versi terbaru dan tanggal berlakunya selalu ada di halaman ini.
8. Kontak
Permintaan terkait data pribadimu bisa disampaikan ke:
Sripuspa